1. Hotel di Jepang pekerjakan
robot resepsionis
Pada Juli 2015 mendatang, Hotel Henn-na
akan dibuka di Kota Sasebo, Jepang. Di meja resepsionis hotel tersebut, hanya
ada dua pegawai manusia asli. Sedangkan 10 sisanya merupakan robot yang mirip
manusia.Robot-robot itu akan menyambut tamu, mengangkat tas-tas, dan bahkan
membersihkan kamar setelah tamu sudah pergi.
Dilengkapi dengan wajah dan tubuh
perempuan yang sangat realistis, robot-robot ini dirancang untuk berbincang
dalam sejumlah bahasa dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tamu di hotel dengan
72 kamar itu.Hotel Henn-na itu memiliki tujuan untuk memberikan pengalaman yang
berbeda dengan memanfaatkan teknologi tinggi kepada para tamu. Salah satu
wujudnya ialah perangkat pengenalan wajah untuk membuka pintu sehingga tamu
tidak lagi memerlukan kunci kamar.
Walaupun ini tidak berarti semua staf
resepsionis dan porter sekarang terancam dengan kebangkitan pelayanan robot,
industri perhotelan secara keseluruhan sangat menerima perkembangan teknologi
baru.
2. Korea Selatan kembangkan
robot bedah
Seoul - Peneliti di Korea Selatan tengah
mengembangkan robot yang membantu dalam operasi pasien, kendati memang diakui
pengembangan teknologi ini masih lebih mahal daripada operasi
konvensional. Robot ini memungkinkan dokter
untuk melakukan operasi rinci dengan sayatan minimal, sehingga mengurangi
kemungkinan terjadinya komplikasi dan nyeri, serta waktu pemulihan lebih
cepat.
Para dokter mengatakan, robot akan
berguna untuk operasi tumor ganas di daerah seperti hati. Menurut mereka, robot
operasi adalah pengembangan paling maju dalam bedah invasif minimal, meskipun
laporan mengenai robot yang membantu operasi pengangkatan tumor di atau sekitar
pankreas atau di saluran empedu masih sangat kecil."Metode operasi semacam
ini sebagian besar dilakukan melalui laparotomi (insisi di perut) karena
merupakan prosedur yang sangat sulit.
Namun, semakin banyak ahli bedah
melakukan operasi menggunakan robot," kata Park Min-soo dari Rumah Sakit
Universitas Kyunghee.Menurut dokter, operasi kanker tiroid menggunakan robot
lima kali lebih mahal daripada metode konvensional yang dilindungi oleh
asuransi kesehatan nasional."Operasi Robotic meninggalkan hampir tidak ada
bekas luka dan memberikan pandangan yang lebih luas bagi para dokter selama
operasi. Namun, biaya operasi masih sangat memberatkan pasien," kata Park
seperti dilansir Yonhap.
3. Indonesia mengembangkan
Teknologi Robot
Menurut Managing Director Lego Mikrobot,
Bambang Rusli. Saat ini penerapan teknologi robot di Indonesia secara umum di
bidang industri masih sangat terbatas dan disebabkan dua faktor yaitu tenaga
ahli yang kurang dan biaya operasional yang mahal.Perusahaan akan lebih memilih
tenaga kerja manusia karena biayanya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan
tenaga kerja dalam bentuk robot.Dijelaskan, penerapan teknologi robot di bidang
pendidikan justru sudah cukup besar.
Meskipun begitu, penerapannya masih
belum merata. Tenaga pengajar maupun infrastruktur pendidikan Indonesia belum siap
dengan penerapan teknologi robot.Teknologi robot saat ini masih belum bisa
diterapkan di Indonesia karena ketidaksiapan berbagai faktor, misalnya faktor
pengangguran yang masih tinggi.Secara financial, Indonesia juga masih belum
siap dengan cost (biaya) yang harus dikeluarkan untuk penerapan teknologi
tersebut, ujar Bambang.
Kesimpulan :
Jadi kesimpulannya yang telah di sampaikan di atas perbandingan antara
negara di asia terutama pada perbandingan di atas indonesia masih jauh
tertinggal lumayan dari negara negara lainnya di asia(jepang,korea selatan) yang
diharapkan pemerintah dapat lebih memberikan apresiasi dan perhatiannya kepada
para pelaku di bidang robotika, baik itu pencipta maupun pengguna.
Dikatakannya, pemerintah juga harus memberikan edukasi dan memotivasi
kreativitas masyarakat, khususnya anak-anak.
Sumber :
http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150602_bisnis_hotel_robot
http://www.antaranews.com/berita/603538/korea-selatan-kembangkan-robot-bedah
http://kelasofah.ilearning.me/2016/04/10/perkembangan-robot-di-indonesia-vs-negara-maju/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar